Bagaimana Membuat Ruangan di Apartemen Menjadi Lebih Luas

Memiliki pekerjaan dengan mobilitas tinggi menuntut pasangan ini untuk tinggal di tempat yang simpel dan praktis. Sadeko Tukul (35) dan Rina Adrianti (35) akhirnya memilih hunian vertikal. Alasannya, apartemen dianggap sebagai model hunian yang dapat bersahabat dengan kesibukan mereka. Pekerjaan Sadeko sebagai engineer, menuntutnya untuk berpindah-pindah dari suatu tempat ke tempat lain. Namun, sudah satu tahun belakangan ini Sadeko dan sang istri hijrah ke Jakarta. Kecintaan akan ibu kota berujung pada keputusan mereka untuk membeli apartemen di kawasan Pulomas, Jakarta Utara. Pilihan kawasan tersebut tidak tanpa alasan. Pulomas merupakan tempat orang tua Rina tinggal Sehingga, bila sewaktu-waktu sang suami harus bekerja di tempat lain, Rina dapat singgah ke rumah orang tuanya.

2 UNIT JADI 1

Sadeko dan Rina tak hanya membeli satu, melainkan dua unit apartemen sekaligus. Bukan bermaksud berlebihan, pembelian 2 apartemen ini karena mereka menganggap satu apartemen tak dapat menampung kebutuhan keluarga dengan dua anak.

Pasangan ini pun membeli satu unit studio ukuran 22m2 dan satu unit 2 kamar tidur ukuran 45m2. Kedua unit ini lantas digabungkan menjadi satu hunian agar kebutuhan ruang dapat terpenuhi. “Karena kebutuhan, kami memutuskan membeli 2 unit apartemen untuk kemudian digabungkan,” ujar Rina. Penggabungan ini membuat akses keluar-masuk hunian hanya menggunakan satu pintu, yakni pintu yang berada di unit 2 kamar tidur. Sementara, pintu masuk unit studio dihilangkan dan dijadikan dinding. Untuk mengakses antarunit apartemen, dilakukan sedikit pembongkaran di area dinding ruang keluarga.

SUDAH DIRENCANAKAN DARI AWAL

Ajie Nugroho, desainer interior Vendor Design Interior, yang menangani proyek ini mengungkapkan bahwa penggabungan dua unit ini sudah direncanakan sejak awal sehingga dari layout, jalur listrik, dan pemipaan sudah tertata dengan baik. “Saya hanya mengerjakan pekerjaan interior yang diinginkan pemilik rumah,” ucap Ajie. Saat RUMAH masuk ke dalam apartemen ini, posisi ruang di tipe 2 kamar tidur ini tidak banyak berubah. Di sisi kiri pintu utama terdapat kamar tidur anak, sementara di sisi berlawanan terdapat kamar mandi tamu. Kamar tidur lainnya berada tepat di samping kamar tidur pertama, sementara itu di hadapan pintu utama terdapat ruang keluarga yang siap memanjakan pemiliknya. “Secara letak tidak banyak ruang yang diubah, hanya ruang keluarga jadinya sedikit lebih lapang,” ujar Rina menjelaskan.

NUANSA PUTIH AGAR TERANG

Untuk interior apartemen ini, Ajie memilih bentuk desain furnitur yang simpel dan cocok diterapkan di hunian terbatas. Ia tidak memilih bentuk furnitur yang berukir karena dapat memberi kesan sempit pada ruangan. Untuk menambah kesan luas, Ajie meletakkan cermin untuk memanipulasi luas ruang apartemen yang terbatas, seperti yang terlihat di ruang keluarga. Dari segi warna, Ajie memasukkan nuansa putih di seantero ruang di apartemen ini.

Diakui Rina, putih dianggap sebagai warna netral sehingga cocok dikombinasikan dengan warna apa pun. “Selain untuk mengombinasikan warna, putih juga memberi efek terang ke dalam ruang, sehingga ruang terkesan lapang,” ujar Rina lagi. Untuk menghilangkan kesan putih monoton, Ajie mengkombinasikannya dengan warna cokelat kayu. Warna cokelat ini bisa Anda lihat di elemen furnitur, seperti lemari, kursi, meja, dan lantai. Perpaduan putih dan cokelat ini menghasilkan warna yang lembut dan sedap dipandang mata.

TAK STANDAR, TAK MASALAH

Biasanya, di apartemen terbatas, dapur dirancang menyatu dengan meja makan beserta kursinya. Tetapi tidak dengan apartemen ini. Diakui Ajie, kliennya bukanlah tipe yang harus makan di ruang makan dengan suasana formal. Berbekal pengamatan tersebut, ia pun menempatkan sebuah ruang duduk mini di sisi ruang keluarga.

Fungsinya beragam, bisa sebagai ruang kerja atau ruang makan santai. Posisi ruang duduk ini pun sengaja dirancang menghadap langsung ke pemandangan kota Jakarta Utara. Sehingga, siapa pun yang duduk di area ini pasti akan dimanjakan oleh pemandangan kota tersebut. “Pemilik rumah sengaja memilih pemandangan hijau area pacuan kuda agar bisa melepas penat,” ujar Ajie.

Ya, pemandangan area hijau berhasil memberi kesegaran tersendiri dan membuat siapa pun merasa santai dan nyaman. Walaupun rutinitas yang mengharuskan mereka berpindah dari suatu tempat ke tempat lain, tetapi mereka tidak ingin menyebut apartemen ini sebagai tempat singgah sementara. Jadi, kemanapun pun mereka singgah, rumah ini akan selalu menjadi tempat untuk kembali. Dengan bangga, Rina dan sang suami menyebut hunian milik mereka sebagai “sarang” ternyaman untuk kembali pulang.

Dibekali dengan Genset 1000 kva

hal yang bikin nyaman tinggal di apartemen ini adalah tersedianya genset berkapasitas super besar, yakni 1000 kva. genset ini mampu mensuppli kebutuhan seluruh penghuni apartemen. genset ini di supply dari supplier genset jakarta yang terpercaya dan bergaransi. Sehingga penghuni apartemen tidak perlu khawatir lagi bila terjadi pemadaman listrik dari PLN secara tiba-tiba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *